Bukan Cuma Cuan, Ini Hal Yang Perlu Diperhatikan Investor Pemula!

Saham merupakan instrumen investasi yang paling populer dari pada instrumen investasi lainnya. Belakangan ini jumlah orang yang melakukan investasi saham berkembang sangat masif. Itu semua tergambar dari meningkatnya jumlah pendaftar di sekuritas. Saham sendiri merupakan surat tanda bukti kepemilikan suatu emiten atau perusahaan. Dengan memiliki saham, artinya kamu turut serta dalam permodalan perusahaan tersebut. Dan bisa dibilang, kamu adalah pemilik perusahaan tersebut.

 

Untuk kamu yang mungkin adalah salah satu investor saham pemula, ada hal yang paling utama yang sangat wajib untuk kamu perhatikan dalam berinvestasi yaitu risiko. Tentu saja investasi saham merupakan kegiatan yang memiliki risiko kerugian, bahkan risikonya terbilang menengah hingga tinggi. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi kamu yang baru saja atau akan berinvestasi di saham untuk mempelajari lebih dalam tentang risiko kerugian dan cara meminimalisirnya. Karena sejatinya tujuan berinvestasi adalah menghindari kerugian alih-alih mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.

 

Sejenak kita lupakan tentang apa saja keuntungan berinvestasi saham dan berfokus pada risiko yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Risiko Kerugian Investor Saham

1.    Capital loss


Jika kamu pernah mendengar capital gain, maka kamu pastinya sudah bisa menebak apa itu capital loss. Capital loss adalah kondisi dimana harga jual saham lebih rendah daripada harga belinya. Sebagai contoh, kamu membeli saham ABCD dengan harga Rp 900 per lembar, namun karena suatu kondisi tertentu, kamu terpaksa menjualnya dengan harga Rp 800 per lembar. Selisih dari harga jual dan harga beli tersebut adalah capital loss yang kamu alami.

2.    Risiko Likuidasi

Risiko likuidasi terjadi apabila sebuah perusahaan yang kamu miliki dinyatakan bangkrut oleh pengadilan. Perlu diketahui, hak pemegang saham berada dalam urutan paling terakhir dari proses ganti rugi para pemangku kepentingan perusahaan.

Ketika dinyatakan bangkrut, perusahaan akan menjual seluruh aset yang tersisa untuk kemudian membayarkan kewajiban-kewajibannya. Jika masih ada sisa, barulah pemegang saham akan mendapatkan haknya. Risiko ini merupakan yang terberat, maka dari itu kamu perlu berhati-hati ketika memutuskan untuk membeli suatu saham. Pastikan kamu terus memantau keadaan perusahaan tersebut.

Itulah risiko kerugian yang paling dasar untuk investor saham pemula, tentu saja masih banyak risiko kerugian lain dalam berinvestasi saham. Perlu diingat, risiko ini berlaku untuk saham dalam maupun luar negeri.

Beli Saham Luar Negeri di Nanovest

Bagi kamu yang penasaran dan ingin mencoba membeli saham luar negeri, kamu bisa membelinya di Nanovest. Nanovest merupakan salah satu broker saham luar negeri yang sangat mudah untuk digunakan. Terdapat ratusan saham dari perusahaan-perusahaan top dunia yang sahamnya bisa kamu miliki.

Kamu juga bisa terus memantau keadaan perusahaan tersebut dengan fitur-fitur yang disediakan Nanovest mulai dari profil lengkap perusahaan, berita terbaru tentang perusahaan tersebut, hingga analisis harga yang dilakukan oleh analis profesional sebagai referensi untuk membeli atau tidak.

Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga kamu dapat terus cuan, ya!

Lebih baru Lebih lama